Bagikan

5 Tips Biar Dosen Pembimbing Skripsimu Semakin Luluh

Author : Laisanti Ayu Febriani . 22 December 2022

5 Tips Biar Dosen Pembimbing Skripsimu Semakin Luluh

Author : Laisanti Ayu Febriani . 22 December 2022

Skripsi merupakan tugas akhir mahasiswa S1 untuk meraih gelar sarjananya. Banyak yang menganggap bahwa skripsi itu seram, menakutkan, seakan udah jadi momok yang mengakar di pikiran dan hati mahasiswa S1. Selain skripsi, Bapak Ibu dosennya pun kerap ditakuti bahkan kalo bisa dihindari, betul? Entah dosen pembimbing skripsinya maupun dosen pengujinya. Padahal skripsi, dosen pembimbing dan dosen penguji ngga semenyeramkan itu kok. Sobat beside us ada yang sedang menempuh pendidikan S1? Kalau iya, berarti artikel ini cocok banget buat kalian. Disini bakal kita bahas tips dan trik biar dosen pembimbing skripsi makin sayang sama kalian. Biar bisa cepat-cepat gas ketemu calon mertua hehe. Tapi sebelum baca lebih lanjut, ingat kata kunci ini “Mahasiswa yang butuh dosen pembimbing”. Oke tidak perlu berlama-lama, berikut tips dan triknya.

 

1. Datanglah tepat waktu sekalipun dosen pembimbing skripsimu datang terlambat

Datang tepat waktu / Andrea Piacquadio via pexels
 
Mungkin sobat beside us ada yang pernah nemuin kasus dosen pembimbing yang datang terlambat padahal udah janjian di jam tertentu dan kalian sudah datang di jam yang sudah disepakati. Kesel? Ya pastinya, ya nggak. Tapi begini ya sobat beside us, kegiatan atau agenda dari Bapak/Ibu dosen pembimbing kita ini tidak hanya membimbing kita dalam menyusun skripsi, beliau-beliau masih harus mengajar, mengerjakan tugas dari kampus, tugas dari program studi, bahkan ada beberapa dosen pembimbing yang sedang menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Jadi sobat beside us juga harus memahami kondisi tersebut dan tetap menjaga adab serta kesopanan dengan datang tepat waktu.
 
2. Meski akrab seperti teman, kesopanan tetap nomor satu
 
Sopan Santun / Vanessa Garcia via pexels
 
Yang tidak kalah penting adalah kesopanan, entah ketika bertemu secara langsung maupun ketika chat dosen. Mungkin ada beberapa sobat beside us yang akrab banget sama dosen pembimbing selayaknya bestie nih. Ada yang ngopi bareng, jajan bareng, bahkan mungkin ada yang sering minta makan di rumah dosen pembimbingnya, upss keceplosan wkwk. Terlepas dari hal itu, sobat beside us juga harus dan wajib memperhatikan kesopanan. Jangan chat dosen selain jam 07.00-19.00, karena dosen pembimbing juga butuh istirahat ya guys ya. Format chat dosen pun harus diperhatikan, jangan ngasal, inget yaa! Kalian bisa memberi salam dulu, perkenalkan diri, sampaikan tujuan kalian chat itu apa, ucapkan terima kasih, dan tutup dengan salam. Contohnya seperti gambar di bawah ini.
 
Contoh chat ke dosen / via besideus.id
 
3. Berani chat dosen, berarti kamu harus bisa datang saat itu juga jika diminta
 
Siap datang setiap saat/ Andrea Piacquadio via pexels
 
Ini juga ada hubungannya dengan poin 1 dan 2. Hal ini sering dianggap sepele karena kita mengira dosen pembimbing pasti bisa diajak negosiasi. Tapi perlu kalian ingat bahwa kita tidak tau waktu luang dosen pembimbing kita ini kapan, bisa jadi pas kalian chat itulah waktu luang beliau. Jadi sobat beside us harus siap meluncur jika dosen pembimbing meminta kalian datang saat itu juga. Sebenarnya bisa kok mengantisipasi hal itu. Sobat beside us bisa chat dosen setidaknya maksimal 1 minggu sebelum kalian mau bimbingan. Seperti contoh chat berikut.
 
Contoh chat ke dosen / via besideus.id
 
4. Tandai bagian yang sudah kamu revisi dan list pertanyaan yang ingin kamu tanyakan ke dosen pembimbing, itu akan lebih memudahkanmu dan dosen pembimbingmu
 
Menandai bagian yang direvisi / via suara.com
 
Selain adab dan kesopanan tadi, dosen pembimbing senang loh kalau kalian datang tidak dengan kepala kosong. Maksudnya disini adalah kalian jangan datang hanya dengan membawa print-out skripsi ajaa, tapi kalian bisa tandai bagian-bagian yang sudah kalian revisi untuk dicek kembali oleh dosen pembimbing apa masih ada yang kurang pas dan perlu direvisi lagi. Biar dosen pembimbing tidak kerja dua kali dengan membaca skripsi kalian dari awal lagi. Selain itu juga, untuk memudahkan kalian saat bimbingan, kalian bisa list pertanyaan-pertanyaan yang ingin kalian tanyakan, biar dosen pembimbing tinggal jelasin, jadi bimbingan kalian cuma sebentar tapi dapat banyak hal.
 
5. Perhatikan penampilanmu, dosen pembimbing juga liat kesungguhanmu lewat penampilanmu
 
school / Anastasiya Gepp via pexels
 
Hal ini masih berkaitan dengan adab dan kesopanan. Ketika menemui dosen pembimbing, baik secara langsung maupun daring, sobat beside us harus memperhatikan penampilan. Gunakan pakaian yang sopan dan tidak terkesan asal-asalan. Hal ini memengaruhi penilaian dosen pembimbing akan kesungguhan kalian. Dosen pembimbing menganggap jika kalian memang sungguh-sungguh maka secara penampilan kalian tidak akan seenaknya.
 
Itu tadi tips dan trik biar dosen pembimbing skripsi nggak kabur. Harus dipraktekin yaa, jangan dibaca aja nih artikelnya hehe. Dan ingat kalimat ini “Kerjakan skripsimu sebelum kamu dikerjain sama skripsi, karena skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai”, biar kalian lebih bersemangat ngerjain skripsinya.
Share this article :  
Katen Doe

Laisanti Ayu Febriani

Perempuan random yang menyukai puisi Eyang Sapardi Djoko Damono. Terkait hobi atau juara, mungkin sejauh ini hanya hobi mengganggumu dan juara di hatimu :)

Ada apa disamping kita?