Lagu terbaru Lisa BLACKPINK yang berjudul “DREAM” berhasil menyita perhatian para penggemarnya sejak pertama kali diperkenalkan. Bukan sekadar single biasa, karya ini juga dikemas dengan short film MV yang melibatkan aktor Jepang Kentaro Sakaguchi. Hasilnya, perpaduan musik sendu dan narasi visual penuh makna menjadikan “DREAM” lebih dari sekadar lagu cinta ia berubah menjadi refleksi tentang kehilangan, kerinduan, dan harapan yang tak bisa benar-benar terwujud.
Secara garis besar, “DREAM” bercerita tentang seseorang yang masih terjebak dalam bayangan cinta masa lalu. Meski hubungan sudah berakhir, kenangan bersama mantan kekasih masih begitu kuat hingga hanya bisa dirasakan lewat mimpi. Ada rasa ingin kembali, ada harapan untuk bisa mengulang kebersamaan, namun kenyataan berkata lain. Kerinduan itu tak tersampaikan, hanya mengendap dalam hati dan muncul setiap kali mata terpejam.
LISA - Dream / YouTube LLOUD Official
Makna ini semakin dalam ketika divisualisasikan dalam MV. Di sana, Lisa dan Kentaro dipotret sebagai sepasang kekasih yang menghabiskan waktu bersama, namun perlahan penonton diajak menyadari bahwa semua itu hanyalah ilusi. Sosok Kentaro ternyata telah tiada, dan perjalanan mereka hanyalah imajinasi Lisa yang masih enggan melepaskan. Simbol-simbol seperti pohon dan danau menambahkan nuansa puitis, menggambarkan cinta yang abadi meski tak pernah bisa bersatu.
Hal menarik lain adalah perbedaan nuansa antara lirik dan MV. Dari sisi lirik, “DREAM” menonjolkan rasa putus cinta yang pahit namun masih menyisakan keinginan untuk setidaknya tetap berteman. Sedangkan melalui MV, kisahnya diperluas menjadi tragedi kehilangan karena maut sebuah tafsir visual yang membuat setiap bait terdengar jauh lebih emosional.
LISA - Dream / YouTube LLOUD Official
Dengan melodi yang lembut dan lirik yang mudah menyentuh hati, “DREAM” bukan hanya lagu pengantar rindu, melainkan juga karya seni yang membicarakan sisi rapuh manusia ketika berhadapan dengan kehilangan. Lisa berhasil menunjukkan bahwa mimpi bisa menjadi satu-satunya tempat di mana cinta yang hilang tetap hidup, meski hanya sesaat.

