Bagikan

Fantastic Four First Steps Apakah Fantastic

Author : Dewi Pratiwi . 29 July 2025

Fantastic Four First Steps Apakah Fantastic

Author : Dewi Pratiwi . 29 July 2025

Mengenal Fantastic Four: First Steps
The Fantastic Four: First Steps merupakan film Marvel Cinematic Universe ke-37 dan sekaligus pembuka dari fase keenam. Film ini menandai debut resmi Fantastic Four dalam dunia MCU setelah sebelumnya hak atas karakter ini berada di luar kendali Marvel Studios. Film ini disutradarai oleh Matt Shakman, yang sebelumnya dikenal lewat serial WandaVision, dan diproduseri oleh Kevin Feige, tokoh sentral di balik kesuksesan MCU selama lebih dari satu dekade terakhir.

Film ini akan menjadi pengenalan ulang tim superhero legendaris Marvel ke layar lebar dengan pendekatan yang segar dan lebih terintegrasi dalam narasi besar MCU. Keempat anggota Fantastic Four kali ini diperankan oleh jajaran aktor papan atas: Pedro Pascal sebagai Reed Richards/Mr. Fantastic, Vanessa Kirby sebagai Sue Storm/Invisible Woman, Joseph Quinn sebagai Johnny Storm/Human Torch, dan Ebon Moss-Bachrach sebagai Ben Grimm/The Thing. Pemilihan aktor-aktor ini mendapat sambutan antusias dari para penggemar karena rekam jejak mereka di berbagai proyek besar sebelumnya.


Fantastic Four / YouTube Marvel Entertainment

Drama Keluarga Sci-Fi dengan pemeran Utama dengan kekuatan super
Pada film ini para fantastic four akan bertemu dengan the Silver Surfer yang diperankan oleh 
Julia Garner. Tentunya jika anda fans dari marvel, anda pasti akan mengetahui jika Silver Surfer telah muncul maka Sang Pelahap Dunia Galactus yang diperankan oleh Ralph Ineson akan muncul juga. Tidak seperti film-film MCU lainnya, fantastic four mengambil latar cerita yang tidak sejalan dengan timeline yang berjalan pada film Thunderbolts. Setting latar pada film ini pada tahun 1960-an dengan dunia yang retro-futuristic. Film tidak menekankan dan mengisahkan awal terbentuknya The Fantastic Four seperti para pendahulunya.

Film ini akan lebih menceritakan mengenai konflik yang terjadi pada Fantastic Four. Seperti yang terlihat pada trailer akan terjadi intrik antara Fantastic Four dengan keinginan masyarakat. Kisah perjuangan mereka juga akan ditemani H.E.R.B.I.E sang robot jenius yang tidak muncul di film pendahulunya. Film ini akan membuat para penonton ikut dilemma dalam setiap keputusan yang harus diambil masing-masing member Fantastic Four. Tentunya permasalahan yang timbul dan drama yang muncul akan berkutat antara kemanusiaan, kerasionalan dan keluarga.

Kesan dan Impresi Setelah Mengikuti Petualangan Mereka
Sesaat setelah menonton film ini, Fantastic Four memberikan impresi baru dan rasa yang lebih manis dibanding film-film mereka sebelumnya. Pengenalan setiap karakter terasa lebih baik walaupun tidak diceritakan dari awal mereka terbentuk. Dunia yang dibangun hampir mirip dengan film Superman, dimana setiap masyarakat di film ini sudah terbiasa dan ketergantungan dengan manusia super. Hal ini bukan berarti buruk, bahkan penonton dapat langsung terfokus pada konflik yang terjadi pada film bukan pada setiap individunya.

Secara akting, kemistri antara Pedro Pascal dan Vanessa Kirby sangat menggambarkan hubungan suami istri Mr Fantastic dan Invisible Woman. Selain itu, akting actor dan aktris lainnya masih pada batas wajar dan sangat bisa dinikmati. Pemilihan music dan shot-shot juga sangat memanjakan mata dan telinga. Penggunaan CGI juga tidak terlalu mengganggu penonton, memang masih ada beberapa yang masih sangat terlihat CGI tetapi masih pada batas wajar. Untuk penulisan cerita dan plot yang diangkat sudah sangat baik. Meskipun, pada bagian menyebalkan dan usilnya Johnny Storm seperti dikurangi. Kekuatan Mr. Fantastic juga kurang ditonjolkan pada film ini, aksi yang dilakukan hanya terbatas pada pemanjangan tangan atau kaki saja. Pemilihan pemeran Wanita sebagai Silver Surfer telah menimbulkan banyak pertanyaan pada penonton. Namun, pada film ini peran Silver Surfer telah di-deliver dengan sangat baik.


Fantastic Four / inverzija.net

Konklusi Akhir
Film ini tentunya menjadi awal dari fase keenam yang cukup dan bahkan sangat baik. Jika dibandingkan dengan film sebelumnya yaitu Thunderbolts, film ini terasa lebih ringan dan mudah dipahami. Penonton tidak perlu untuk menonton film-film ataupun series-series MCU lainnya untuk memahami film ini. Penonton juga harus menyadari bahwa Fantastic Four terbentuk dari 4 ilmuwan, maka dari itu turunkan sedikit ekspektasi bahwa film ini akan banyak adegan action. Film ini direkomendasikan untuk ditonton, film ini menjadi angin segar dan awalan baru untuk MCU yang sejauh ini mendapatkan banyak cacian dan para penonton. Saksikan Fantastic Four: First Steps di bioskop terdekat, jangan lewatkan film yang akan menjadi awal terbukannya konflik pada Avengers Doomsday.

Share this article :  
Katen Doe

Dewi Pratiwi

Seorang mahasiswa dengan peminatan di bidang Informatika, memiliki kegemaran dalam penelitian dan riset. Inovasi maupun penyelesaian masalah yang ada direpresentasikan dalam bentuk karya tulisan, desain grafis, maupun program.

Ada apa disamping kita?