Bagikan

Gimana Keluh Kesahnya Jadi Operator SPBU? Apa Worth it dengan Gajinya?

Author : Laisanti Ayu Febriani . 03 January 2023

Gimana Keluh Kesahnya Jadi Operator SPBU? Apa Worth it dengan Gajinya?

Author : Laisanti Ayu Febriani . 03 January 2023

Sobat beside us setidaknya pernah kan ke SPBU atau pom bensin. Jika kalian hendak mengisi bahan bakar, di sana kalian akan disambut oleh Mas-Mas atau Mbak-Mbak berseragam dengan logo pertamina di kemejanya. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) memiliki beberapa bagian dalam menugaskan pekerjanya, antara lain technical staf, staf, senior losses and control staf, internal, pramuniaga, asministration staf, akunting, human resource development internal, operational administration, assistant manajer, legal officer, coordinator, supervisor, admin, business staf, senior staf, treasury staf, manajer, sales attendant, junior staf/akun staf, information technology app development. Selain itu masih ada posisi mandor, training operator SPBU, dan operator SPBU.

Dari masing-masing penugasan tadi memiliki gaji yang berbeda-beda pula. Untuk posisi operator SPBU memiliki gaji berkisar antara Rp2,3juta hingga Rp3juta dalam setiap bulannya. Meski begitu gaji operator SPBU berbeda-beda bergantung pada UMK di masing-masing daerah. Gaji segitu jam kerjanya gimana? Nah jam kerja dari operator SPBU adalah 12 jam. Akan tetapi ada beberapa SPBU yang memberlakukan jam kerja sebanyak 8 jam. 8 jam ini bisa dibagi menjadi 3 shift, yakni dari jam 05.00-13.00, 13.00-21.00, dan 21.00-05.00. Tapi hal itu kembali lagi pada kebijakan dari masing-masing SPBU ya guys yaa.

Operator SPBU memiliki tugas, antara lain:

  1. Melayani customer dalam mengisi bahan bakar
  2. Menjaga dan merawat kebersihan lingkungan serta alat-alat yang digunakan untuk operasional
  3. Menginput dan melakukan pennyetoran hasil penjualan
 
Dengan gaji dan jam kerja segitu, resikonya apa?
 
Operator SPBU / via moladin.com
 
Banyak resiko yang harus dihadapi oleh seorang operator SPBU. Mulai dari resiko keselamatan uang hingga resiko keselamatan diri. Kenapa kok keselamatan uang? Karena kan operator SPBU pasti memegang dan mengamankan uang hasil penjualan bahan bakar yang telah ia jual. Hal ini beresiko jumlah uang tidak sesuai dengan jumlah bahan bakar yang terjual hingga resiko terhipnotis dan kehilangan uang. Tidak hanya resiko-resiko tadi, resiko lainnya masih ada lagi nih. Apa tuh? Customer kalian kabur padahal belum bayar. Nah loh gimana tuh? Hal-hal seperti ini menjadi tanggung jawab operator SPBU. Baik ketika salah kalkulasi pembukuan maupun customer-nya yang kabur, operator SPBU yang bertugas itulah yang harus bertanggungjawab dengan mengganti kekurangan uang tadi. Hmmm……

Resiko-resiko tadi belum seberapa, karena masih ada resiko terkena kanker darah loh. Paparan uap bahan bakar yang dihirup mengakibatkan masuk dan menumpuknya zat-zat kimia. Zat-zat kimia ini sangat mudah masuk ke system pernapasan dan perederan darah apalagi untuk seorang operator SPBU yang sangat sering berada di lingkup SPBU dan berhubungan langsung dengan bahan bakar. Selain menyebabkan kanker darah, uap bahan bakar juga dapat berakibat pada kesehatan otak dan saraf yakni mengakibatkan stroke dan demensia. Penyakit jantung dan masalah pernapasan juga menjadi akibat dari terlalu lama terpapar uap bahan bakar.

 
Apa tidak ada kelebihannya?
 
Operator SPBU / via kuduskerja.id
 
Tidak hanya resiko, tapi sebagai operator SPBU juga memiliki kelebihan loh. Salah satunya seperti beberapa hal yang sudah dijelaskan tadi. Lebih lengkapnya berikut beberapa kelebihan dari profesi operator SPBU.

1. Jam kerja yang tidak penuh dan tidak selalu padat

Jam kerja yang tidak penuh ini merupakan salah satu langkah dari meminimalisir resiko kesehatan tadi yang juga menjadi pertimbangan dalam efisiensi kinerja pekerja. Sedangkan jam yang tidak selalu padat ini disebabkan oleh aktivitas pekerjaan yang dilakukan oleh operator SPBU bergantung dari banyaknya customer yang ingin membeli bahan bakar. Sehingga semakin banyak customer yang ingin membeli bahan bakar maka semakin padat pula aktivitas pekerjaan operator SPBU.

2. Pekerjaan yang relatif sederhana

Meski bisa dikatakan relatif sederhana, tapi tidak bisa diremehkan ya sobat beside us. Karena meski bertugas melayani customer saat mengisi bahan bakar dan melayani transaksinya, seorang operator SPBU juga harus sigap, berani, berintegritas, teliti, dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

3. Sistem kerja yang jelas

Sistem kerja yang jelas berhubungan dengan tugas operator SPBU yang relatif sederhana. Hal ini karena tugasnya yang relatif sederhana sehingga pembagian dan sistemnya lebih jelas, dan mudah disusun serta dijalankan.

Tertarik untuk melamar jadi operator SPBU? Buat sobat beside us yang tertarik, bisa cek persyaratan di info lowongan kerja operator SPBU di daerah kalian masing-masing. Semoga bermanfaat <3

Share this article :  
Katen Doe

Laisanti Ayu Febriani

Perempuan random yang menyukai puisi Eyang Sapardi Djoko Damono. Terkait hobi atau juara, mungkin sejauh ini hanya hobi mengganggumu dan juara di hatimu :)

Ada apa disamping kita?