
Hilangkan Jerawat dengan Bahan Alami Ini dan Kembalikan Kepercayaan Dirimu!
Dewi Pratiwi
Penulis Beside Us
Ketika penumpukan sel kulit mati terjadi dan diiringi dengan pertumbuhan bakteri akan menyebabkan peradangan. Bintik kemerahan pada kulit terutama wajah, itulah peradangan yang menjadi jerawat. Umumnya ketika memiliki masalah jerawat, seseorang akan merasa terganggu, tidak nyaman dipandang, bahkan menyakiti bagian kulit tersebut. Penanganan jerawat yang tidak benar akan meninggalkan bekas luka permanen. Beberapa bahan alami berikut mudah didapatkan terlebih di rumah masing-masing dan dapat membantu mengatasi jerawat. Harapannya dengan mengetahui cara mengatasi jerawat, permasalahan kulit ini tidak lagi mengganggu kepercayaan diri seseorang atas wajah berjerawat serta mampu memancarkan wajah bersih berserinya
Lidah Buaya / Alexey Demidov via Pexels
Lidah Buaya
Merupakan jenis tanaman hias yang banyak dipelihara. Tidaklah sulit untuk mendapatkan helaian lidah buaya. Menurut Journal of Ethnopharmacology, lidah buaya sendiri memiliki efek antibakteri khususnya bakteri Propionibacterium Acnes. Bakteri tersebut penyebab dari peradangan jerawat. Dengan mengoleskan gel lidah buaya pada jerawat, membantu mengurangi bintik kemerahan maupun peradangan yang semakin buruk.
Langkah-langkah Penggunaan
- Petik helaian lidah buaya, bersihkan dengan air mengalir
- Potong kedua ujungnya dan tunggu hingga getah lidah buaya keluar semua
- Bersihkan kembali dengan air dan bersihkan dari kulitnya hingga tersisa gelnya saja
- Ambil gel lidah buaya tersebut, oleskanlah pada jerawat
- Tunggu gel meresap pada kulit selama 15-20 menit
- Bilas menggunakan air bersih
- Gunakan rutin untuk hasil maksimal hingga jerawat hilang

Madu / Roman Odintsov via Pexels
Madu
Menurut Journal of Dermatology, cairan manis satu ini mampu mengatasi peradangan pada jerawat. Nutrisi dalam madu memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri untuk melawan bakteri penyebab jerawat tumbuh. Luka jerawat ini dapat sembuh secara cepat dengan menggunakan nutrisi dari madu.
Langkah-langkah Penggunaan
- Siapkan madu murni yang merupakan hasil produksi lebah
- Ambil secukupnya dan oleskan cairan madu pada jerawat
- Tunggu cairan madu meresap pada kulit untuk bekerja melawan bakteri selama 15-20 menit
- Bilas menggunakan air bersih
- Gunakan rutin untuk hasil maksimal hingga jerawat hilang

Tea Tree Oil / Oliver King via Pexels
Tea Tree Oil
Memiliki terjemahan dalam Bahasa Indonesia yang berarti “Minyak Pohon Teh”. Banyak orang mengenalnya sebagai minyak atsiri esensial. Minyak ini berasal dari tumbuhan Melaleuca Alternifolia, kandungan didalamnya ampuh untuk mengatasi jerawat kondisi ringan hingga sedang berdasarkan Journal of the American Academy of Dermatology.
Langkah-langkah Penggunaan
- Siapkan tea tree oil dan minyak kelapa
- Ambil 2-3 tetes tea tree oil dan 1 sendok teh minyak kelapa lalu campurkan
- Oleskan campuran minyak tersebut pada jerawat dan tunggu hingga kering meresap
- Gunakan rutin campuran minyak ini untuk hasil maksimal hingga jerawat hilang

Yogurt / Any Lane via Pexels
Plain Yogurt
Yogurt tidak kalah dalam kandungannya melawan jerawat. Menurut Indian Journal of Dermatology kandungan yoghurt yaitu probiotik dapat mengatasi jerawat dan juga menjaga kesehatan dari kulit. Selain merupakan bahan yang sering dijumpai, khasiatnya mampu dilakukan untuk pemberantasan jerawat-jerawat.
Langkah-langkah Penggunaan
- Pilihlah yogurt plain, tanpa rasa
- Ambil beberapa dan oleskan pada jerawat
- Diamkan agar kandungan probiotik yogurt agar meresap melawan jerawat selama 15-20 menit
- Bilaslah dengan air bersih mengalir
- Gunakan rutin untuk hasil maksimal hingga jerawat hilang
Mudah bukan untuk mengatasi jerawat? Banyak bahan-bahan dengan tinggi kandungan baik untuk melawan jerawat membandel yang mudah didapatkan. Jangan lupa untuk tetap seimbang dalam pola hidup sehat, makan-makanan bergizi, tidur cukup, serta kurangi stress agar kulit mampu ternutrisi maksimal dari tubuh.

Dewi Pratiwi
Seorang mahasiswa dengan peminatan di bidang Informatika, memiliki kegemaran dalam penelitian dan riset. Inovasi maupun penyelesaian masalah yang ada direpresentasikan dalam bentuk karya tulisan, desain grafis, maupun program.




