Bagikan

HTS, FWB, TTM, Situationship? Ini Dia Istilah Cinta Zaman Now yang Bikin Bingung Status!

Author : Dewi Pratiwi . 28 July 2025

HTS, FWB, TTM, Situationship? Ini Dia Istilah Cinta Zaman Now yang Bikin Bingung Status!

Author : Dewi Pratiwi . 28 July 2025

Hubungan asmara generasi masa kini nggak melulu soal pacaran. Kalau dulu status “jadian” adalah simbol eksistensi cinta, sekarang tren hubungan justru bergerak ke arah yang lebih “abu-abu”. Dari yang tanpa status, tanpa komitmen, sampai yang penuh perasaan tapi enggan diikat. Yuk, kenali istilah-istilah yang kini mewarnai dunia percintaan anak muda, biar nggak salah kaprah dan nggak terjebak!

1. HTS – Hubungan Tanpa Status

HTS adalah singkatan dari Hubungan Tanpa Status. Istilah ini sempat booming di era 2000-an dan masih bertahan hingga sekarang. Dalam HTS, dua orang terlihat seperti pasangan jalan bareng, chatting intens, bahkan saling cemburu tapi... nggak ada deklarasi status pacaran. Biasanya hubungan ini berjalan karena salah satu (atau keduanya) ragu mengambil komitmen, masih trauma hubungan sebelumnya, atau hanya ingin “merasakan cinta” tanpa label.

Yang sering bikin galau dari HTS adalah ketidakjelasan: siapa kita buat dia? Pacar bukan, teman juga bukan. Ujungnya, salah satu bisa merasa dimanfaatkan, terutama saat perasaan mulai tumbuh sepihak.

2. FWB – Friends With Benefits

Istilah ini berasal dari dunia barat, tapi kini sudah populer di Indonesia, terutama di kota besar dan kalangan muda. Friends With Benefits merujuk pada hubungan dua orang yang berteman tapi juga punya kedekatan fisik, bahkan seksual tanpa ada ikatan emosional atau komitmen.

FWB berbeda dengan HTS karena jelas sejak awal: nggak ada rasa, cuma manfaat. Hubungan ini rawan bikin baper kalau salah satu pihak mulai merasa spesial, karena memang “aturan mainnya” adalah jangan jatuh cinta. Yang satu berharap pelukan, yang lain cuma anggap itu bonus. Kalau sudah begitu, biasanya hubungan ini cepat bubar atau berubah jadi drama.


Relationship / Pinterest saintkiino

3. Situationship – Jalanin Dulu Aja

Ini dia istilah terbaru yang lagi naik daun, terutama di TikTok dan dating apps: Situationship. Konsepnya? Pacaran bukan, temenan juga nggak jelas, tapi dekat terus setiap hari. Dalam situationship, dua orang seringkali saling memberi perhatian, pergi kencan, saling cemburu, bahkan bisa tinggal bareng tapi tetap nggak mau menyebut diri sebagai pacar.

Uniknya, situationship melibatkan perasaan, tapi tidak ada arah atau tujuan. Sering terdengar kalimat, “Kita lihat nanti aja gimana,” atau “Nggak usah mikirin status dulu.” Hubungan ini bisa nyaman buat mereka yang trauma komitmen atau sedang fokus ke karier, tapi bagi yang berharap kepastian, ini bisa jadi jebakan emosi.

4. TTM – Teman Tapi Mesra

Sebelum istilah FWB terkenal, generasi 90-an dan awal 2000-an punya sebutan ini: Teman Tapi Mesra (TTM). Biasanya menggambarkan dua orang yang dekat banget, suka jalan bareng, saling peduli, tapi nggak jadian. Bedanya dengan FWB, TTM cenderung belum melibatkan kedekatan fisik, tapi sudah mengandung rasa suka yang tersirat.

TTM seringkali menjadi gerbang menuju pacaran… atau malah jadi friendzone permanen karena salah satu nggak mau melangkah lebih jauh. Hubungan ini bisa manis, tapi juga bikin bingung kalau berlarut-larut tanpa kepastian.

5. Complicated – Hubungan Rumit Tanpa Definisi

Istilah ini populer di kalangan milenial. Complicated menggambarkan hubungan yang sulit dijelaskan bisa karena salah satu sudah punya pasangan lain, hubungan jarak jauh, atau sama-sama nggak berani mengungkapkan rasa. Mereka dekat, kadang romantis, tapi juga sering bertengkar atau saling menjauh.

Biasanya yang menjalani hubungan complicated suka bilang, “Aku sayang dia, tapi keadaannya nggak memungkinkan.” Atau, “Kalau situasi beda, mungkin kita bisa bareng.” Rumit? Sudah pasti. Selesai? Belum tentu.


Relationship / Pinterest Lê Thế Duy

6. Seeing Each Other 

Kalau istilah ini terdengar lebih sopan, karena memang artinya sedang saling mengenal atau menjajaki hubungan lebih jauh. Biasanya belum ada komitmen, tapi ada ketertarikan dan niat baik. Cocok buat yang ingin membangun hubungan perlahan tanpa langsung “jadian”.

Berbeda dengan situationship, seeing each other lebih terarah dan biasanya berakhir dengan keputusan: lanjut pacaran atau cukup jadi teman. Tapi tetap saja, proses ini rawan membuat baper kalau salah satu sudah yakin, sementara yang lain masih ragu.

Dunia hubungan saat ini memang semakin beragam. Dari yang jelas-jelas serius sampai yang “jalanin dulu, liat nanti”. Namun, apapun bentuknya, yang terpenting adalah: komunikasi dan kesepakatan bersama. Jangan sampai ikut-ikutan tren tanpa paham risikonya.

Kalau kamu nyaman, pasangan nyaman, dan semuanya disepakati tanpa manipulasi mau HTS, FWB, atau situationship sekalipun itu pilihan pribadi. Tapi kalau mulai ngerasa nggak dihargai, terjebak, atau malah dirugikan, mungkin sudah waktunya ambil sikap. Karena pada akhirnya, cinta bukan hanya soal chemistry, tapi juga soal kejelasan dan saling menghargai.

Share this article :  
Katen Doe

Dewi Pratiwi

Seorang mahasiswa dengan peminatan di bidang Informatika, memiliki kegemaran dalam penelitian dan riset. Inovasi maupun penyelesaian masalah yang ada direpresentasikan dalam bentuk karya tulisan, desain grafis, maupun program.

Ada apa disamping kita?