Siapa sangka, hanya dengan menempelkan lidah ke langit-langit mulut, seseorang bisa diklaim memiliki rahang yang lebih tegas dan wajah yang terlihat lebih simetris. Teknik ini dikenal dengan nama mewing, dan belakangan menjadi perbincangan hangat di TikTok hingga merembet ke berbagai platform media sosial lain. Tren ini tak hanya digandrungi generasi muda, tetapi juga memicu rasa penasaran banyak orang yang mendambakan wajah lebih proporsional tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Apa Sih Mewing Itu?
Secara sederhana, mewing adalah teknik menempatkan lidah secara penuh di langit-langit mulut sambil menjaga mulut tetap tertutup dan bernapas lewat hidung. Konsep ini diperkenalkan oleh Dr. Mike Mew, seorang ortodontis asal Inggris, yang awalnya mempopulerkan metode ini sebagai bagian dari pendekatan ortodontik non-invasif.
Banyak orang percaya, jika dilakukan konsisten, mewing bisa membantu mempertegas garis rahang, memperbaiki postur wajah, hingga meningkatkan kualitas pernapasan. Bahkan, beberapa klaim menyebut teknik ini bisa memperbaiki ketidaksejajaran rahang dan mencegah masalah tidur seperti sleep apnea.
Klaim Manfaat yang Bikin Penasaran
Popularitas mewing tidak lepas dari berbagai klaim manfaat yang beredar luas. Berikut beberapa di antaranya:
-
Membuat rahang terlihat lebih tegas. Banyak konten di TikTok menampilkan transformasi rahang yang terlihat lebih menonjol setelah rutin melakukan mewing.
-
Memperbaiki postur mulut. Dengan menjaga mulut tetap tertutup dan bernapas lewat hidung, teknik ini dianggap membantu kesehatan mulut dan saluran pernapasan.
-
Mengurangi nyeri rahang. Beberapa orang merasakan pengurangan ketegangan otot wajah dan rahang setelah melakukan mewing.
-
Meningkatkan kualitas tidur. Karena mendorong pernapasan lewat hidung, beberapa orang merasa tidurnya jadi lebih nyenyak.
Meski terdengar menjanjikan, perlu diingat bahwa hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang benar-benar membuktikan semua klaim tersebut. Para ahli kesehatan pun menekankan bahwa hasil yang ditunjukkan di media sosial sering kali bersifat subjektif dan tidak selalu bisa dijadikan patokan medis.
Mewing / Tiktok @jacob_rtt
Fenomena Sosial Mengapa Bisa Viral?
Tren mewing tidak bisa dilepaskan dari fenomena “looksmaxxing" gerakan yang mendorong orang untuk memaksimalkan penampilan fisik mereka. Dengan biaya nol, teknik yang terlihat sederhana, dan konten before-after yang memancing rasa penasaran, mewing dengan cepat merebut perhatian netizen.
Selain itu, di kalangan Gen Alpha, mewing bahkan menjadi semacam kode gaul untuk menyebut upaya seseorang memperbaiki penampilan wajah demi terlihat lebih menarik atau karismatik. “Lihat deh, mewing banget tuh rahangnya!” menjadi ungkapan yang sering muncul saat melihat rahang tegas.
Bagaimana Cara Melakukan Mewing?
Bagi yang penasaran ingin mencoba, berikut langkah-langkah dasarnya:
-
Tutup mulut dengan rileks, bibir rapat tanpa menegang.
-
Tempelkan seluruh permukaan lidah (termasuk bagian belakang) ke langit-langit mulut.
-
Jaga agar gigi atas dan bawah bersentuhan ringan.
-
Bernapaslah hanya lewat hidung.
-
Lakukan secara konsisten setiap hari.
Namun, perlu diingat jika dilakukan dengan cara yang salah atau berlebihan, mewing justru bisa menimbulkan gangguan pada sendi rahang (TMJ), ketidaksejajaran gigi, hingga rasa nyeri di wajah. Maka, sebaiknya konsultasikan terlebih dulu dengan dokter gigi atau ortodontis sebelum mempraktikkan teknik ini secara rutin.
Mewing / elitedental.com.vn
Mitos atau Fakta?
Mewing memang menawarkan harapan untuk tampil lebih percaya diri, tetapi perlu disadari bahwa efektivitasnya masih perlu diteliti lebih lanjut. Jika ingin memperbaiki struktur rahang atau masalah gigi secara signifikan, perawatan medis profesional tetap menjadi pilihan utama.

