Bagikan

Perbedaan Nutrisi Susu UHT dan Fresh Milk Pasteurisasi Mana yang Lebih Baik

Author : Dewi Pratiwi . 14 April 2025

Perbedaan Nutrisi Susu UHT dan Fresh Milk Pasteurisasi Mana yang Lebih Baik

Author : Dewi Pratiwi . 14 April 2025

Susu merupakan salah satu sumber nutrisi penting bagi tubuh, terutama dalam menjaga kesehatan tulang, gigi, dan sistem kekebalan tubuh. Namun, di pasaran terdapat berbagai jenis susu dengan proses pengolahan yang berbeda, seperti susu UHT dan fresh milk pasteurisasi. Meskipun keduanya berasal dari susu sapi segar, terdapat perbedaan signifikan dalam kandungan nutrisinya. Perbedaan antara susu UHT dan fresh milk pasteurisasi serta keunggulan masing-masing sebagai berikut:

Proses Pengolahan dan Pengaruhnya terhadap Kandungan Nutrisi

Salah satu perbedaan utama antara susu UHT dan fresh milk pasteurisasi terletak pada proses pemanasannya. Susu UHT (Ultra High Temperature) dipanaskan pada suhu yang sangat tinggi, sekitar 135-150 derajat Celsius selama 5-15 detik. Proses ini bertujuan untuk membunuh semua mikroorganisme dalam susu, termasuk bakteri patogen yang dapat menyebabkan penyakit. Namun, akibat suhu yang tinggi, beberapa kandungan nutrisi dalam susu dapat mengalami degradasi atau bahkan hilang.

Sebaliknya, fresh milk pasteurisasi dipanaskan pada suhu yang lebih rendah, yaitu sekitar 70-120 derajat Celsius dalam waktu singkat, sekitar 15-20 detik. Pemanasan ini cukup untuk membunuh bakteri berbahaya tanpa merusak kandungan nutrisi alami dalam susu. Karena proses pemanasan yang lebih lembut, fresh milk pasteurisasi mempertahankan lebih banyak nutrisi dibandingkan susu UHT.


Susu / Pinterest Sifavstore

Perbedaan Kandungan Nutrisi

Dari segi kandungan nutrisi, fresh milk pasteurisasi memiliki keunggulan dalam menjaga nutrisi alami susu. Proses pemanasan yang tidak terlalu tinggi membantu mempertahankan protein, vitamin, dan mineral dalam jumlah yang optimal. Nutrisi seperti protein, kalsium, fosfor, serta vitamin B dan C tetap terjaga dan lebih mudah diserap oleh tubuh.

Sebaliknya, pada susu UHT, beberapa nutrisi dapat mengalami degradasi akibat suhu pemanasan yang tinggi. Protein dalam susu UHT berisiko mengalami denaturasi, yang menyebabkan perubahan struktur dan menurunkan efektivitasnya dalam tubuh. Selain itu, beberapa vitamin, terutama vitamin B kompleks dan vitamin C, dapat berkurang drastis akibat proses pemanasan yang tinggi. Untuk mengatasi hal ini, produsen sering kali menambahkan nutrisi buatan atau fortifikasi agar kandungan gizi susu UHT tetap memenuhi kebutuhan harian.

Selain makronutrien dan mikronutrien, fresh milk pasteurisasi juga mengandung senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Senyawa ini mencakup imunoglobulin yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh, laktoferin yang berperan sebagai antibakteri dan antioksidan, serta faktor pertumbuhan yang berkontribusi pada regenerasi jaringan. Senyawa bioaktif ini umumnya tidak ditemukan dalam susu UHT karena proses pemanasan yang tinggi dapat merusaknya.

Perbedaan dalam Rasa dan Daya Simpan

Dalam hal rasa, fresh milk pasteurisasi memiliki cita rasa yang lebih alami dan ringan, mendekati susu segar. Sementara itu, susu UHT cenderung memiliki rasa yang lebih creamy dan sedikit "matang" akibat reaksi yang terjadi selama proses pemanasan tinggi. Hal ini membuat fresh milk pasteurisasi lebih disukai oleh sebagian orang yang menginginkan rasa susu yang lebih murni.

Dari segi daya simpan, susu UHT memiliki keunggulan karena dapat bertahan lebih lama tanpa perlu disimpan di dalam kulkas sebelum dibuka. Umumnya, susu UHT dapat bertahan hingga beberapa bulan selama kemasannya masih tersegel. Sementara itu, fresh milk pasteurisasi memiliki umur simpan yang lebih pendek, sekitar 30-40 hari, dan harus disimpan di dalam lemari pendingin untuk menjaga kualitasnya.


Susu / babycenter.com

Mana yang Lebih Baik untuk?

Pemilihan antara susu UHT dan fresh milk pasteurisasi bergantung pada kebutuhan dan preferensi masing-masing keluarga. Jika mencari susu dengan kandungan nutrisi alami yang lebih lengkap dan lebih mudah diserap tubuh, fresh milk pasteurisasi merupakan pilihan yang lebih baik. Namun, jika membutuhkan susu dengan daya simpan lebih lama dan kemudahan penyimpanan, susu UHT bisa menjadi alternatif yang lebih praktis.

Untuk memastikan susu yang dikonsumsi berkualitas, perhatikan label komposisi pada kemasan dan pilih susu yang tidak mengandung tambahan bahan seperti gula berlebih atau perisa buatan. Dengan memilih susu yang tepat, keluarga dapat memperoleh manfaat nutrisi yang maksimal untuk kesehatan yang lebih baik.

Share this article :  
Katen Doe

Dewi Pratiwi

Seorang mahasiswa dengan peminatan di bidang Informatika, memiliki kegemaran dalam penelitian dan riset. Inovasi maupun penyelesaian masalah yang ada direpresentasikan dalam bentuk karya tulisan, desain grafis, maupun program.

Ada apa disamping kita?