
Prambanan Jazz 2025 Perpaduan Musik, Budaya, dan Kemegahan Warisan Leluhur
Dewi Pratiwi
Penulis Beside Us
Festival musik tahunan yang telah menjadi ikon Yogyakarta, Prambanan Jazz Festival (PJF), kembali hadir pada 4 hingga 6 Juli 2025. Memasuki tahun ke-11, edisi kali ini mengusung tema “Sebelas Selaras”, mencerminkan harmoni antara musik lintas generasi, budaya lokal, dan pesona megah Candi Prambanan yang menjadi latar panggung utamanya.
Tiga Hari, Tiga Panggung, Puluhan Musisi
Prambanan Jazz 2025 kembali menghadirkan konsep tiga hari pertunjukan yang dibagi ke dalam tiga panggung berbeda: Brahma Stage sebagai panggung utama, Vishnu Stage hasil kolaborasi dengan RPM Records, serta satu panggung satelit di area Pasaraya yang menyuguhkan suasana lebih santai dan intim. Format ini memungkinkan pengunjung menikmati beragam penampilan dari musisi ternama hingga talenta muda secara simultan.
Hari pertama festival menghadirkan nuansa nostalgia dan kontemporer yang menyatu, dengan nama-nama besar seperti Tulus, Ebiet G. Ade, Fariz RM, dan Harvey Malaihollo tampil berdampingan dengan musisi muda seperti eaJ Park, Juicy Luicy, dan Bernadya. Tak ketinggalan, kolaborasi istimewa antara Fariz RM dengan Societeit De Harmonie menjadi daya tarik tersendiri.
Hari kedua kental dengan nuansa romantis dan reflektif, dibuka oleh Kahitna, Kla Project yang menggandeng Hendri Lamiri, dan Panbers. Sementara itu, generasi baru seperti Dere, Salma Salsabil, dan Nadin Amizah memberikan warna berbeda, membuktikan bahwa jazz dan pop lintas era mampu berjalan selaras.
Memasuki hari ketiga, penonton disuguhi kombinasi atmosfer klasik dan modern dengan penampilan dari Ardhito Pramono, Yura Yunita, hingga Bilal Indrajaya. Yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran Kenny G, musisi jazz legendaris asal Amerika Serikat yang akan membawa nuansa internasional ke jantung Prambanan. Selain itu, nama-nama seperti Atiek CB dan The Sound of D’Lloyd menghadirkan momen nostalgia yang kuat bagi penonton lintas usia.
Prambanan Jazz / traveloka.com
Festival Musik dengan Cita Rasa Budaya
Tidak hanya menyuguhkan musik, Prambanan Jazz juga menghadirkan pengalaman budaya yang khas melalui program #BerkainKePJF. Para pengunjung diajak mengenakan wastra tradisional sembari menikmati festival, memperkuat pesan bahwa musik dapat menjadi media pelestarian budaya. Inisiatif ini memperkaya pengalaman pengunjung, menjadikan Prambanan Jazz lebih dari sekadar konser musik, melainkan perayaan warisan budaya yang hidup.
Sementara itu, di area Pasaraya, pengunjung dapat menikmati beragam sajian kuliner lokal dan produk UMKM dalam atmosfer yang didesain oleh kolektif seni Indieguerillas. Sentuhan artistik dari seniman Yogyakarta ini memperkaya visual festival, menjadikannya panggung ekspresi kreatif yang total.
Komitmen pada Keberlanjutan dan Generasi Muda
Prambanan Jazz 2025 juga menunjukkan komitmen pada keberlanjutan lewat sistem pengelolaan sampah yang ketat dan program edukatif bagi anak-anak melalui "I'M Jazz a Kids", sebuah ruang yang mendukung perkembangan talenta muda dalam musik jazz sejak dini.
Antusiasme Tinggi dan Tiket yang Cepat Ludes
Tingginya animo masyarakat terlihat dari penjualan tiket yang langsung ludes pada tahap presale 1. Kini, tiket presale 2 tersedia dengan berbagai kategori, mulai dari tiket harian hingga paket tiga hari, termasuk opsi eksklusif seperti VIP Jazzmine yang menawarkan pengalaman menonton premium.
Harga tiket festival mulai dari Rp402.500 untuk kategori reguler per hari, hingga Rp2.300.000 untuk paket VIP. Seluruh pembelian tiket dapat dilakukan dengan mudah melalui platform Traveloka, memudahkan pengunjung dari berbagai kota untuk merencanakan perjalanan mereka ke Prambanan.
Ticketing – Prambanan Jazz Festival 2025
Tiket yang masih tersedia per 4 Juli:
4 Juli (Hari 1)
Lineup: TULUS, EAJ, FARIZ RM + Societeit de Harmonie, Ebiet G Ade, Harvey Malaiholo, Erwin Mercy’s Band, Yuni Shara, Juicy Luicy, Fatur, Banda Neira, Rafi Sudirman
-
[Presale 2] Festival - Hari 1: Rp 402.500
-
[Presale 2] Festival - Pass 3 Hari: Rp 862.500
-
Tiket Margaria VIP Jazzmine - Hari 1: Rp 2.300.000
5 Juli (Hari 2)
Lineup: Kahitna, KLA Project + Hendri Lamiri, Panbers, Yovie & Nuno, Monita Tahalea, Dere, Salma Salsabil
-
[Presale 2] Festival - Hari 2: Rp 402.500
-
[Presale 2] Super Festival - Hari 2: Rp 575.000
-
Tiket Margaria VIP Jazzmine - Hari 2: Rp 2.300.000
6 Juli (Hari 3)
Lineup: The Sound of D’Lloyd, Atik CB & Ronnie Sianturi, Yura Yunita, Ardhito Pramono, Bilal Indrajaya
-
[Presale 2] Festival - Hari 3: Rp 402.500
-
[Presale 2] Super Festival - Hari 3: Rp 575.000
-
Tiket Margaria VIP Jazzmine - Hari 3: Rp 2.300.000
Tiket tersedia di Traveloka:
Link Tiket
Prambanan Jazz / traveloka.com
Merayakan Musik di Tengah Megahnya Warisan Dunia
Prambanan Jazz 2025 tidak hanya menjadi panggung pertemuan musisi lintas generasi dan negara, tetapi juga ruang interaksi budaya yang menghidupkan kembali warisan leluhur dengan cara yang relevan dan kontemporer. Dengan latar Candi Prambanan yang megah dan lineup yang kian beragam, festival ini terus mengukuhkan dirinya sebagai festival musik yang tak hanya menghibur, tapi juga menginspirasi.
Untuk pecinta musik dan budaya, Prambanan Jazz bukan sekadar acara tahunan melainkan pengalaman yang tak terlupakan, di mana nada-nada indah berpadu dengan sejarah dan keindahan alam Yogyakarta.

Dewi Pratiwi
Seorang mahasiswa dengan peminatan di bidang Informatika, memiliki kegemaran dalam penelitian dan riset. Inovasi maupun penyelesaian masalah yang ada direpresentasikan dalam bentuk karya tulisan, desain grafis, maupun program.




