Marsupial merupakan kelompok hewan yang memiliki kantung yang bernama marsupium (kantung perut). Hewan marsupial ini berasal dari daratan Australia. Salah satu hewan yang termasuk pada kelompok marsupial adalah kanguru dan koala. Marsupial merupakan hewan yang memiliki 2 alat reproduksi, yang keduanya terhubung pada organ reproduksi. Kedua Alat reproduksi betina terbuka secara eksternal melalui satu lubang tapi terhubung ke ruang berbeda pada uterus (rahim). Sedangkan untuk kedua alat reproduksi marsupial jantan hanya mengeluarkan sperma dan tidak mengeluarkan urin. Loh terus urinnya keluar lewat mana? Nah untuk kelompok hewan marsupial jantan, mereka mengeluarkan urin melalui lubang yang bernama kloaka. Pada beberapa hewan lain seperti reptil dan unggas, kloaka berfungsi sebagai saluran urin, fetes, dan sekaligus sebagai alat reproduksi.
Quoll
Klasifikasi
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mamalia
Infrakelas: Marsupialia
Ordo: Dasyuromorphia
Famili: Dasyuridae
Genus: Dasyurus
Quoll juga menjadi bagian dari kelompok hewan marsupial. Quoll merupakan spesies asli yang berasal dari Australia dan Papua Nugini. Marsupial karnivora ini jika dewasa ia akan memiliki panjang tubuh mulai dari 25 centimeter hingga 75 centimeter. Itu masih tubuh yaa belum ekor. Ekor dari Quoll bisa mencapai 20 bahkan 35 centimeter. Puanjaang ngga tuh si Quoll. Quoll betina memiliki 6 sampai 8 puting susu dan kantung. Hal ini sangat sesuai mengingat Quoll betina bisa melahirkan 6 hingga 8 anak. Keunikan dari Quoll ada pada Quoll jantannya. Quoll jantan rela mati hanya untuk kawin dengan Quoll betina.
Quoll / via australiangeographic.com.au
Quoll jantan dalam kelompok spesies ini akan mati setelah satu musim kawin. Hal ini terjadi karena ambisi dari Quoll jantan untuk melakukan kawin dengan sebanyak-banyaknya betina. Ia bahkan rela menempuh perjalanan sejauh 35 hingga 50 kilometer dalam semalam hanya untuk menemukan lebih banyak Quoll betina yang bisa jadi pasangannya. Karena ambisinya itu, seekor Quoll jantan hanya beristirahat sebanyak 7% waktu yang ia punya, sedangkan Quoll betina memanfaatkan 24% waktunya untuk beristirahat. Sedikitnya waktu istirahat Quoll jantan dilakukan karena Quoll jantan nggak ingin melewatkan musim kawin. Pada akhir musim kawin, keadaan Quoll jantan begitu meresahkan, karena Quoll jantan begitu muram, bulu-bulunya rontok, mereka sudah tidak bisa merawat diri, kehilangan berat badan, bahkan Quoll jantan selalu bertengkar satu sama lain. That’s why ya guys ya Quoll jantan akan mati dalam satu musim kawin sedangkan Quoll betina dapat hidup selama empat musim kawin. Perilaku ini disebut dengan semelparitas. Semelparitas adalah strategi reproduksi Ketika suatu organisme akan mati setelah kawin. Pada kasus Quoll jantan ini, mereka lebih pada dorongan yang tidak terkendali. Jantan mengetahui bahwa pada saat itu merupakan waktu untuk berkembang biak sehingga ia berpikir bahwa ia harus melakukannya semaksimal mungkin karena ingin memastikan gen mereka diteruskan ke generasi selanjutnya.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN), status konservasi Quoll, yaitu Near Threatened atau hampir terancam punah. Meski masih pada tahap hampir, jumlah populasi Quoll terus saja menurun tiap tahunnya. Oleh karena itu, pemerintah Australia membuat proyek konservasi khusus Quoll yang bernama Quollidor. Quollidor ini memiliki tugas dan fungsi untuk melakukan pemantauan dan memberi perlindungan pada Quoll. Nah jadi kita sebagai manusia yang dikaruniai akal dan pikiran sudah sepatutnya untuk benar-benar menjaga dan melindungi alam dan lingkungan sekitar kita ya guys ya, biar hewan-hewan dan tumbuhan nggak kehilangan habitatnya. Semoga bermanfaat <3