Tips Mudah Nyusun Modul Ajar Kurikulum Merdeka
Modul Ajar / besideus.id
Edukasi25 Januari 2023

Tips Mudah Nyusun Modul Ajar Kurikulum Merdeka

L

Laisanti Ayu Febriani

Penulis Beside Us

Pemerintah Indonesia, atau lebih tepatnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, memberlakukan Kurikulum Merdeka sejak tahun 2022 hingga saat ini. Kurikulum Merdeka itu sendiri merupakan kurikulum inovasi dengan tujuan mengejar ketertinggalan pembelajaran yang disebabkab adanya pandemi covid-19 loh. Sebanyak 2.500 sekolah penggerak menjadi subjek uji coba kurikulum merdeka yang pada saat itu memiliki nama kurikulum prototype. Nah setelah melewati tahap uji coba dan evaluasi, kurikulum prototype tadi akan diperbaiki atau direvisi hal-hal yang perlu diperbaiki sebagai hasil evaluasi sebelumnya. Disini sobat beside us ada yang jadi guru nggak nih? Kalau ada, sebagai guru kita harus bisa menyampaikan materi pembelajaran dengan baik agar peserta didik mampu memahami dan menerapkan apa yang sudah guru sampaikan tadi. Nah untuk menyampaikan materi pembelajaran, dibutuhkan yang namanya modul ajar atau yang sebelumnya disebut Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Yang pertama kali harus sobat beside us ketahui bahwa modul ajar merupakan seperangkat alat atau sarana media, metode, petunjuk, dan pedoman yang disusun secara sistematis dan menarik. Selain itu, modul ajar juga merupakan implementasi dari alur tujuan pembelajaran yang dikembangkan dari capaian pembelajaran dengan sasarannya adalah profil pelajar Pancasila. Nah Gimana sih cara menyusun modul ajar yang gampang? Nih simak langkah-langkahnya.

1. Sobat beside us harus menganalisis dulu kondisi dan kebutuhan peserta didik serta sekolah

Kondisi dan Kebutuhan / Agung Pandit Wiguna via pexels
 
Kondisi dan kebutuhan itu berbeda pada setiap individu bahkan setiap sekolah. Untuk mencapai tujuan pembelajaran, sebagai seorang tenaga pendidik harus bisa memahami kondisi dan apa yang dibutuhkan oleh sekolah serta peserta didiknya. Nah, cara untuk memahami kondisi dan kebutuhan tersebut adalah dengan cara menentukan kesenjangan performa peserta didik yang disebabkan oleh kurangnya kesempatan untuk mendapatkan pendidikan atau pelatihan, mengidentifikasi bentuk kegiatan pembelajaran yang paling tepat, serta menentukan populasi sasaran yang dapat mengikuti kegiatan pembelajaran.
 
2. Identifikasi dimensi profil pelajar pancasila untuk kemudian kalian pilih poin mana yang relevan dengan peserta didik dan sekolah
 

Dimensi profil pelajar pancasila ada 6 yakni antara lain: (1) Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia; (2) Berkebhinekaan Global; (3) Gotong Royong; (4) Mandiri; (5) Bernalar Kritis; dan (6) Kreatif. Setiap peserta didik harus dan wajib memiliki jiwa nasionalis dengan berlandaskan pada pancasila sebagai dasar Negara Indonesia. Nah dalam memilih dimensi profil pelajar Pancasila, sobat beside us harus mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan sekolah serta peserta didik.

3. Setelah mengetahui kondisi, kebutuhan, dan profil pelajar pancasila, sobat beside us bisa menyusun alur tujuan pembelajaran

Sobat beside us harus menyusun alur tujuan pembelajaran selama satu fase, tidak bisa jika hanya setengah atau sebagian saja. Dalam penyusunannya, alur tujuan pembelajaran dikembangkan sesuai karakteristik dan kompetensi yang dikembangkan pada mata pelajaran. Oleh karenanya, sebaiknya alur tujuan pembelajaran disusun oleh guru ahli dalam mata pelajaran yang bersangkutan. Alur tujuan pembelajaran harus logis dan tidak ambigu, serta disusun mulai dari tujuan yang sederhana hingga yang kompleks atau tingkatan yang tinggi.

4. Nah, baru deh sobat beside us menyusun modul ajar

Sobat beside us bisa Menyusun modul ajar sesuai dengan komponen-komponen penyusun yang harus ada di modul ajar, antara lain informasi umum, komponen inti, dan lampiran. Berikut contoh modul ajar.

5. Setelah melaksanakan pembelajaran sesuai dengan modul ajar, jangan lupa untuk melakukan evaluasi efektivitas modul ajar ya sobat beside us

Evaluasi Modul Ajar / Rodnae Productions via pexels
 
Dalam mengevaluasi modul ajar, sobat beside us harus memperhatikan apakah tujuan pembelajaran tercapai, seberapa besar pencapaian peserta didik dalam evaluasi terkait materi tersebut, apakah media pembelajaran yang digunakan sudah efektif atau belum, kemudian apakah sesuai antara kondisi dan kebutuhan dengan hasil dari pelaksanaan pembelajaran berdasarkan modul ajar tersebut.
 
Gimana? Mudah kan? Sobat beside us bisa mempelajarinya secara perlahan, tidak perlu terburu-buru. Oiya jangan lupa untuk memahami penggunaan taksonomi bloom yaa. Selamat mencoba <3
Bagikan:WhatsApp
Laisanti Ayu Febriani

Laisanti Ayu Febriani

Perempuan random yang menyukai puisi Eyang Sapardi Djoko Damono. Terkait hobi atau juara, mungkin sejauh ini hanya hobi mengganggumu dan juara di hatimu :)

Instagram Penulis

Komentar Pengunjung

0 Komentar
0/1000 karakter (Hanya teks biasa)

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait di Edukasi